Launching New Product Agar Menarik, Hemat, Dan Efektif

Launching New Product Agar Menarik, Hemat, Dan Efektif

Sebelum mengadakan event apapun – apalagi untuk sebuah produk yang baru – kita tentu sama sekali tidak mengetahui apakah launching yang akan kita lakukan akan menarik target market kita untuk melihat dan bertindak untuk mencoba produk tersebut. Sebelumnya kita harus menetapkan dahulu, launching yang sedang kita bahas adalah launching yang menggunakan media activation atau event, karena jika bicara launching tentu medianya sangat beragam dan masing-masing media memiliki strenght dan weekness-nya masing-masing tentunya.

Secara umum bagaimana membuat sebuah launching yang menarik adalah dengan cara mengerti dengan benar tujuan dan market insight.

Tujuan dari event harus tercantum, tertulis dan dimengerti dengan benar oleh semua pihak yang terkait baik itu penyelengara event maupun yang punya merk, dari awal harus kita tegaskan kepada klien tujuan event ini apa dan apa konsekuensinya. misalnya tujuan event adalah memperkenalkan produk baru, maka ukurannya adalah berapa banyak orang yang akan mengenal produk tersebut, bukan berapa banyak sales yang terjadi. Karena dalam beberapa pengalaman, klien sering kali mencampuradukan tujuan event yang dilakukan, padahal sudah jelas-jelas hal yang paling penting adalah memperkenal produk tersebut terlebih dahulu bukan mem-push penjualan dalam jangka pendek. Atau bisa saja kedua tujuan tersebut ingin dicapai.

Market insight ini kurang lebih berhubungan dengan 3C, customer, competitor dan change. Sedikit kita bahas,

  1. Customer
  2. Hal yang paling sederhana untuk kita ketahui adalah profile klien/produk yang bisa kita bagi dari sisi geographis, demography dan psikography, atau lebih sederhananya kita harus mengetahui apa yang menjadi needs, wants dan expectation klien tentang sebuah event produk launching dan yang terpenting tentu produknya itu sendiri. Kebanyakan event yang gagal adalah karena EO tidak bisa membaca insight dari target market mereka sehingga event mereka menjadi gagal, EO terlalu berfokus pada kreatif eventnya padahal pertanyaan paling mendasarnya terlupakan, siapa target marketnya. Jika kita mengerti insight dari target market event perusahaan maka sudah tentu segala bentuk acara, promosi, detail dan hal lainnya akan disesuaikan dengan keinginan dan ekpektasi dari target klien, bukan asumsi pribadi EO.

  3. Competitor
  4. Sederhana saja, EO harus tahu dengan pasti event-event apa dan bentuknya seperti apa yang sudah dilakukan oleh competitor kita, apa kelebihan eventnya, apa nilai-nilai yang disampaikan produknya lewat event tersebut, ramaikah dan hal-hal lainnya. Ini sangat penting untuk memastikan kita tidak membuat event yang kelak sama dengan event pesaing karena persepsi yang akan terbentuk bagi produk klien kita jelas tidak akan menguntungkan.

  5. Change
  6. Mencakup cukup banyak hal di dalamnya seperti budaya dan kebiasaan masyarakat setempat, hukum dan politik di daerah tempat target market dan event kita berada, tapi intinya hal ini jangan lolos dari perhatian kita, sebagai contoh misalnya Playboy mau mengadakan launching di Aceh, wah bisa bahaya ini, mungkin saja ada target marketnya di sana namun dari sisi budaya dan kebiasaan jelas tidak pas, bisa bisa di garuk sama masyarakat tuh majalah he..he..

Setelah 3C data, fakta dan insgiht di dapat barulah unsur kreatifitas bicara, event seperti apa yang ingin kita buat? ini tergantung dengan tim yang kita miliki apakah punya pemikiran-pemikiran yang out of the box untuk men-create sebuah event. Tapi ingat proses ini harus di dasarkan pada informasi di atas dan sudah barang tentu tujuan dari Event Produk Launching ini tentunya, jangan sampai melenceng.

Proses kreativitas penciptaan event yang menarik dan bisa mencapai tujuan yang sudah ditetapkan ini adalah saat-saat yang menarik tentunya, biarkan semua ide terbang melayang-layang dan memenuhi langit-langit kantor kita, setelah itu data dan tinggalkan barang satu hari saja ide-ide itu untuk dibawa pulang dan kemudian bahas kembali kesokan harinya, dan sekali lagi jangan lupa guidelines-nya adalah insight dari 3C, objectives dari event dan produknya itu sendiri tentunya. Kadang memunculkan ide-ide yang in the box juga juga tidak masalah asal dikemas dengan kreatif.

Setelah bentukan ide event di dapat, baru kemudian semua detail kita jabarkan, detail ini bisa di bagi dalam tiga hal detail yaitu

  1. Teknis Acara
  2. Waktu promosi dan komunikasi ke target market, rundown, isi acara, izin, perlengkapan, pembawa acara, waktu acara, biaya acara dan sebagainya

  3. Brand
  4. Design, packaging, promosi di tempat, price bundling untuk event, brand character

  5. Non Teknis
  6. Doa dan berpasrah, selalu percaya semuanya kembali lagi kepada yang di Atas, akan berhasil dan kurang berhasilkah event yang kita lakukan, yang terpenting siapkan segala sesuatunya secara detail, kreatif dan sesuai dengan proses yang sudah kita sepakati, sisanya berpasrah saja

Yah setelah itu selamat ber event dan semoga berhasil.

sumber : creasionbrand.blogspot

3 thoughts on “Launching New Product Agar Menarik, Hemat, Dan Efektif

  1. SALAM KENAL KAMI BARU BERGERAK DIBIDANG EO DISEMARANG DENGAN NAMA CV ANGKASA PRODUCTION . MUNGKIN KITA BISA SALING TUKAR PENGALAMAN DAN INFORMASI .TERIMAKSIH

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s